Kapan bayi boleh diberi MPASI ?

Diambil dari milis motherandchild
(Dirangkum & ditulis bebas oleh Luluk Lely Soraya I, 26 March 2005)

Banyak sekali pertanyaan dan kritik yang timbul mengenai pemberian MP-ASI (Makanan Pendamping ASI) di usia kurang dari 6 bulan. Bahkan banyak dari kita tidak pernah tahu mengapa WHO & IDAI mengeluarkan statement bahwa ASI eksklusif (ASI saja tanpa tambahan apapun bahkan air putih sekalipun) diberikan pada 6 bulan pertama kehidupan seorag anak. Kemudian setelah umur 6 bulan anak baru mulai mendapatkan MPASI berupa bubur susu, nasi tim, buah, dsb.

Alasan menunda pemberian MPASI
Mengapa harus menunda memberikan MPASI pada anak sampai ia berumur 6 bulan?!
Kalo jaman dulu (baca : sebelum diberlakukan ASI eksklusif 6 bulan) umur 4 bulan aja dikasih makan bahkan ada yg umur 1 bulan. Dan banyak yang berpendapat gak ada masalah apa-apa tuh dengan anaknya.

Satu hal yg perlu diketahui bersama bahwa jaman terus berubah. Demikian juga dengan ilmu & teknologi. Ilmu medis juga terus berkembang dan berubah berdasarkan riset2 yg terus dilakukan oleh para peneliti. Sekitar lebih dari 5tahun yang lalu, MP-ASI disarankan diperkenalkan pada anak saat ia berusia 4 bulan. Tetapi kemudian beberapa penelitian tahun2 terakhir menghasilkan banyak hal sehingga MP-ASI sebaiknya diberikan setelah anak berusia lebih dari 6bulan.

Mengapa umur 6 bl adalah saat terbaik anak mulai diberikan MPASI ?!

1.Pemberian makan setelah bayi berumur 6 bulan memberikan perlindungan besar dari berbagai penyakit.
Hal ini disebabkan sistem imun bayi berusia kurang dari 6 bulan belum sempurna. Pemberian MP-ASI terlalu dini sama saja dengan membuka pintu gerbang masuknya berbagai jenis kuman. Belum lagi jika tidak disajikan higienis. Hasil riset terakhir dari peneliti di Indonesia menunjukkan bahwa bayi yg mendapatkan MP-ASI sebelum ia berumur 6 bulan, lebih banyak terserang diare, sembelit, batuk-pilek, dan panas dibandingkan bayi yang hanya mendapatkan ASI eksklusif. Belum lagi penelitian dari badan kesehatan dunia lainnya.

2.Saat bayi berumur 6 bl keatas, sistem pencernaannya sudah relatif sempurna dan siap menerima MPASI.
Beberapa enzim pemecah protein spt asam lambung, pepsin, lipase, enzim amilase, dsb baru akan diproduksi sempurna pada saat ia berumur 6 bl.

3.Mengurangi resiko terkena alergi akibat pada makanan
Saat bayi berumur kurang dari 6 bulan, sel-sel di sekitar usus belum siap untuk mengolah kandungan dari makanan. Sehingga makanan yg masuk dapat menyebabkan reaksi imun dan terjadi alergi.

4.Menunda pemberian MP-ASI hingga 6 bulan melindungi bayi dari obesitas di kemudian hari.

Proses pemecahan sari-sari makanan yg belum sempurna dalam usus bayi, pada beberapa kasus ekstrem ada juga yang memerlukan tindakan bedah akibat pemberian MP-ASI terlalu dini. Dan banyak sekali alasan lainnya mengapa MP-ASI baru boleh diperkenalkan pada anak setelah anak berumur 6 bulan.

Masih banyak yg mengenalkan MP-ASI pada bayi kurang dari 6 bulan
Kalo begitu kenapa masih banyak orangtua yg telah memberikan MP-ASI ke anaknya sebelum berumur 6 bulan? Banyak sekali alasan kenapa ortu memberikan MP-ASI sebelum anak berusia 6 bulan. Umumnya banyak ibu yg beranggapan kalo anaknya kelaparan dan akan tidur nyenyak jika diberi makan. Meski gak ada relevansinya banyak yg beranggapan ini benar.
Kenapa?
Karena belum sempurna, sistem pencernaannya harus bekerja lebih keras utk mengolah & memecah makanan. Kadang anak yg menangis terus dianggap sbg anak gak kenyang. Padahal menangis bukan semata-mata tanda ia lapar.

Belum lagi masih banyak anggapan di masyarakat kita seperti orang tua terdahulu bahwa anak saya gak papa tuh dikasih makan pisang pas kita umur 2 bulan. Malah sekarang jadi orang.

Alasan lainnya juga bisa jadi juga tekanan dari lingkungan dan gak ada dukungan seperti alasan di atas. Dan gencarnya promosi produsen makanan bayi yang belum mengindahkan ASI eksklusif 6 bulan.

Aturan MP-ASI setelah 6 bulan: Karena sebelum berusia 6 bulan mengandung resiko.
Sekali lagi tidak mungkin ada saran dari WHO & IDAI jika tidak dilakukan penelitian panjang. Lagipula tiap anak itu beda. Bisa jadi gak jadi masalah utkkita tapi belum tentu untuk yg lain.

Misalkan, ilustrasinya sama seperti aturan cuci tangan sebelum makan. Ada anak yang dia tidak terbiasa cuci tangan sebelum makan. Padahal ia baru bermain-main dengan tanah dsb. Tapi ia tidak apa-apa. Sedangkan satu waktu atau di anak yang lain, begitu ia melakukan hal tsb ia langsung mengalami gangguan pencernaan karena kotoran yg masuk ke makanan melalui tangannya.

Demikian juga dengan pemberian MP-ASI pada anak terlalu dini. Banyak yang merasa “anak saya gak masalah tuh saya kasih makan dari umur 3 bulan”. Sehingga hal tsb menjadi “excuse” atau alasan untuk tidak mengikuti aturan yg berlaku. Padahal aturan tsb dibuat karena ada resiko sendiri. Lagipula penelitan ttg hal ini terus berlanjut. Saat ini mungkin pengetahuan dan hasil riset yg ada masih terbatas dan “kurang” bagi beberapa kalangan. Tapi di kemudian hari kita tidak tahu. Ilmu terus berkembang.

Dan satu hal yg penting. Aturan agar menunda memberikan MPASi pada anak kurang dari 6 bulan bukan hanya berlaku untuk bayi yang mendapatkan ASI eksklusif. Tetapi juga bagi bayi yg tidak mendapatkan ASI (susu formula atau mixed).

Semuanya akan kembali kepada ayah & ibu. Jika kita tahu ada resiko dibalik pemberian MP-ASI saat usia anak kurang dari 6 bulan, maka mengapa tidak kita menundanya. Apalagi banyak sekali penelitian & kasus yang mendukung hal tsb.

Apapun keputusan ibu & ayah, apakah mau memberikan MP-ASI saat anak berusia kurang atau lebih dari 6 bulan, alangkah baiknya dipertimbangkan dengan baik untung ruginya bagi anak, bukan bagi orang tuanya. Sehingga keputusan yg diambil adalah yg terbaik utk sang anak.
(Luk)

Sumber :

Solid Food in Early Infancy increases risk of Eczema, from original source : Fergusson DM et al Early solid feeding and recurrent childhood eczema: a 10-year longitudinal study Pediatrics 1990 Oct; 86:541-546.[ Medline abstract][Download citation]

World Health Organization (WHO). Infant Feeding Guidelines. 2003. Information for Health Professionals on Infant Feeding. http://www.who.int/ health_topics/ breastfeeding/ en/

World Health Organization (WHO). 2003. Global Strategy for Infant and Young Child Feeding. http://www.who.int

World Health Organization (WHO). Complementary feeding. Report of the global consultation. Summary of guiding principles. Geneva, 10-13 December 2001. http://www.who.int

About these ads

50 Tanggapan

  1. Kurangnya publikasi tentang pentingnya ASI eksklusif 6 bulan dan kurangnya dukungan dari lingkungan (suami, orang tua, saudara2, teman2, bahkan dokter & RS) seringkali menggagalkan program ASI eksklusif.

    Hal ini saya alami sendiri. 6 hari pertama kehidupan bayi saya sudah dihancurkan oleh pihak RS tempat saya melahirkan. Mereka memberikan sufor tanpa bertanya terlebih dahulu kepada saya apakah saya ingin menjalankan ASI eksklusif/tidak. Namun hal itu tidak menjatuhkan semangat saya. Begitu ASI saya cukup, langsung saya stop sufor tsb. Walau harus membuang sufor yang masih banyak. Kesehatan anak saya yang terpenting.

    Sudah saatnya publikasi ASI eksklusif digalakkan (sekarang udah mulai, tapi masih kurang galak:p)

    Beri tindakan tegas kepada RS dan atau dokter yang memberikan dan atau menyarankan pemberian sufor kepada bayi di bawah 6 bulan. Kalo perlu cabut aja izin prakteknya.

    Kepada para suami, orang tua, saudara2, teman2, bahkan dokter & RS, mohon beri dukungan kepada para ibu menyusui agar sukses memberikan ASI eksklusif 6 bulan. Mari ciptakan bibit2 yang berkualitas, sehat jiwa raga.

    Dee – BundanyaSha

    Mari dukung dan publikasikan program ASI Esklusif 6 Bulan
    http://bayikita.wordpress.com/2007/11/19/asi-ekslusif-6-bulan/

  2. mkasi nie bisa jadi bahan tambahan untuk tugas makalah saya

  3. Betuuuulll banget…
    Rumah sakit saya lebih kejam lagi, karena melahirkan caesar, saya baru bertemu dengan bayi saya dua hari setelah melahirkan. Itupun harus saya lakukan dengan lebih dulu berjalan tertatih-tatih menuju ruang bayi. Perawat sempat menawarkan mengantar asi perah ke ruang bayi, tapi dia tidak melatih bagaimana cara memerah asi. Alhasil asi yang dikirim cuma setetes, sedih rasanya…
    Belum lagi sampai rumah, karena asi belum lancar,mertua gencar menawarkan sufor. Biar gak nangis terus, biar gemuk dll. Waduh, saya harus berjuang keras lahir batin agar bayi saya bisa mik asi.
    Puji Tuhan, saya berhasil memberi asi eksklusif selama enam bulan (kecuali hari-hari pertama waktu di rumah sakit).
    Saya ingin menyemangati ibu-ibu lain agar keukeuh memberi asi, no matter what, no matter how…

  4. vitamin/makanan apa untuk bayi 6bln agar sehat dan cerdas,sampe usia berapa perkembangan otak bayi dapat ditunjang dari vitamin???thanks

  5. Wah maaf kalo kurang setuju bahwa RS itu kejam memberi Sufor tanpa ijin di hai awal kita melahirkan. Mungkin ada kebijaksanan medis yang harus dilakukan sehingga memberi sufor pada balita kita. Di hari pertama saya melahirkan anak saya juga dibri sufor karena saya melahirkan dengan SC otomatis hari pertama adalah hari saya belajar untuk gerak. Hari ke-2 anak saya dibawa keruangan saya itupun dengan dibekali botol dengan isi Sufor tapi karena ASI sudah ada ya mulai saya minumkan.

  6. Saya melahirkan Athar secara SC . RS mendukung saya memberikan ASI Eksklusif. 5 jam setelah operasi Athar langsung diberikan kepada saya. Di hari 1 Athar hanya menerima tetesan ASI saya, tapi dengan tekat dan keyakinan saya, saya pertahankan hingga hari ke 3. Di hari ke 3 Athar dinyatakan kuning oleh Dokternya karena kekuranga cairan dan akhirnya di sinar, Saya masih bertekad memberikan ASI bagaimanapun caranya. Sekedar diketahui dari hari 1- 3 saya ditentang oleh suami. Suami saya tidak terlalu mendukung usaha saya sehingga sewaktu Athar kuning otomatis saya yang disalahkan. Sewaktu di sinar perawat disana membantu saya untuk memerah ASI. Setelah diperah payudara ini sakit sekali rasanya. Saya diminta utk istirahat krn 3 jam lagi ASI nya akan diperah lagi (Athar belum bisa menyusu dg benar ) ketika kembali ke kamar saya seperti terdakwa oleh suami. Dimana badan saya telah lelah karena selama 3 hari pertma Athar saya yg urus jadi otomatis jam tidur saya sangat kurang belum lagi bekas SC yg msh perih ,payudara sakit dan beban psikis yang saya terima. Akhirnya di bawah tekanan saya menyerah. Saya menangis karena tdk dpt memberikan yg terbaik utk Athar.Setelah keluar dr RS saya bertekad kembali memberikan ASI Eksklusif jadi sufor saya hentikan tiga hari berikutnya Athar kembali lagi di sinar dan diberi sufor lagi. Jadi akhirnya Athar diberi sufor dan ASI tapi saya masih bertekad memberikan ASI eksklusif utk Athar.
    setelah 1 bln memberikan sufor, sufornya saya hentikan dan sekarang Athar sdh 3,5 bln berat badannya naik cukup bagus 1 kg/bln. Akhirnya suami saya percaya walau hanya diberi ASI Athar bisa mendapatkan gizi yang cukup.
    Yang penting buat ibu2 yg ingin memberikan ASI ekskl. kuatkan tekad, jgn pernah berfikir ASI nya kurang. Dan sadarkan para suami dan keluarga agar memberikan dukungan penuh kepada usaha kita utk memberikan yg terbaik buat si kecil.

    • wah hebat pengalamannya.. saya hampir seperti itu juga…
      Ketika anak saya lahir dia sudah langsung kuat minum asinya.. dan asi saya belum begitu lancar otomatis dia banyak nagisnya saya bertahan sampe 2 hari untuk tidak memberi tambahan susu formula, ketika hari ke 3 saya sudah dirumah dia masih banyak nangis.. semua orang disekitar saya menyarankan untuk memberikan sufor karena kasian anaknya dan anak saya sempet agak demam. saya masih bertahan tidak saya berikan sufor. hari ke 3 malam anak saya dibawa ke dokter karena neneknya khawatir sekali (maklum cucu pertama) dan dokter pun menyarankan untuk tetap hanya asi saja, dan demamnya disebabkan mungkin memang kurangnya cairan cuman masih gapapa karena aslinya bisa bertahan sampe 3 hari tanpa cairan. Tapi hari ke 4 akhirnya pendirian saya goyah,, karena semuanya menyalahkan ini akibat saya tidak memberikan susu formula.. saat itu saya nangis, saya merasa bersalah tidak bisa memberikan yang terbaik untuk anak saya.. tapi setelah itu saya berpikiran bahwa asi saya harus banyak. Akhirnya setelah melewati perjuangan aku bisa memberikan asi kepada anak saya sampai saat ini usia anak saya 5 bulan.
      Catatan : setelah 1 minggu di rumah anak saya harus di sinar karena kuning dan disitu juga sempet masuk susu formula.

  7. waduh..waduh… terkesima juga baca pengalaman ibu-ibu disini. cuma mau ikut nimbrung aja. saya 2 x melahirkan SC. yang pertama memang lumayan parah, karena waktu itu bius total jadi saya agak lama ketemu anak (setelah 5 jam), dan karena anak pertama, jadi asi blum keluar dan tiba2 rs udah kasih sufor. ya udah nurut aja. tapi akhirnya sang dokter anak yang memarahi suster dan minta sufornya dihentikan dan memaksa saya menyusui. Meskipun g sampe eksklusif (karena saya kerja dan asinya g banyak), tapi asi tetap saya berikan. Nah anak kedua nih yang rame. Karena dari awal udah ketauan bakal di SC, sang dokter kandungan mendiskusikan kemungkinan bius lokal. Katanya, bius lokal itu banyak manfaatnya, antara lain cepet sadar, bayi g punya peluang kebius juga, dan bisa langsung asi. Wah.. menarik. Jadi skenarionya, setelah bayi keluar, cukup dilap2 aja, langsung ditempelin ke asi ibunya. biar dia nyedot semaunya berdasarkan naluri. Cuma syaratnya, ibunya harus siap mental, mau kerjasama, dan berjuang!!! Akhirnya saya setuju…!! maka ketika melahirkan saya coba dan berhasil!!! Hore…!! Rasanya RUARR BIASA…, sementara dokter masih sibuk ngobras perut saya, sang anak udah ditempelin di dada, dibantu oleh suster. Subhanallah, sang anak terus mencari puting susu dan menyedot sedapatnya, bahkan menangis ketika terlepas. Situasi dibiarkan sampe dokter beres menjahit (kira2 1 jam lah). Baru sang anak diambil dan dibajuin (tapi belum dimandiin). Trus, langsung pindah ke ruang perawatan, karena saya gak pingsan, 2 jam kemudian anak langsung ikut.., bahkan saya langsung bisa memeluk anak saya dan langsung menyusuinya, g perduli asinya keluar apa nggak, sebab gitu kata dokter, susuin terusss…
    Nah.. besoknya, baru deh anakku dimandiin ama suster, disisirin, di bedakin dlsb..!! Meskipun lagi2 seperti anak pertama akhirnya g bisa eksklusif karena kurang asinya, tapi Alhamdulillah.. anakku langsung bisa kususui dan langsung nempel terus sama ibunya dari sejak dilahirkan.. Mau coba?? coba deh..!! melahirkan SC dengan bius lokal..dan langsung susui anak anda..!!

  8. saya setuju banget & ikut ngedukung pemberian ASI eksklusif, oya artikel ini bangus banget, mohon ijin nya untuk saya buat link di multiply saya ya.. thanks..

  9. salam kenal dari aq bwt bunda2 sedunia…
    bayi kecil ku berumur 4 bln bernama Keisha Abbigel Kurniawan, waktu lahirkan keisha aku SC, karna keisha posisinya sunsang dan gak bisa mutar lagi dan bb nya besar. alhasik aq hrs SC, drpertama aku hamil aq udah minta kedokter ku untuk Inisiasi Menyusui dini. dan ternyata pas mereka mengetahui byi ku sunsang dan hrs SC mereka blg ke aku IMD gak bisa dilakukan alasannya krn aku hr SC. aku bnr2 marah dan sdih alasan mereka gak msk akal padahal aku tau pemberian IMD gak ada pengecualian, dan yg membuat aku + sbel aku SC bius lokal kan malah lbh baik aku sadar pst lbh mudah dong, aku bnr2 nyesel msk rmh skit itu… ASI ku br ada di hr ke 3 dan aku mkin sdih lg nipel ku ada nonggol ke luarjd keisha gak bs nyedot asi ku.. untukmengeluarkan asinya aku harus memompa asi ku, padahal asi yg sll di pompa produksi asi akan berkurang dan ternyata benar keisha hanya mendapat asi 1 bl aja.. bayi ku yang malang… sampe skrg keisha hnya minum sufor, tp Puji Tuhan Byi ku sehat.. Bwt Bunda2 seluruh dunia jangan sia2kan Asi nya krn gak Smua bunda2 yg lain memiliki asi yg sempurna…. I Love Be a Mother….

  10. Jadi mau sharing pengalaman menyusui, saya SC anak kedua, anak pertama normal dan saya memberikan ASI mixed, dan anak kedua alhamdullilah sampai skrg masih ASI ex, padahal saya bekerja, tipsnya hanya keyakinan diri, jgn sampai terlintas “ASI saya cukup gak ya?”, yakin pasti cukup. Dan setiap saya menyusui anak saya, saya selalu merasa dan melihat bayi saya “she’s the most beautiful thing in the world” dan memancarlah ASI saya, sampai bayi saya keselek atau kelagepan. Dan rahasianya adalah LDR (saya lupa kepanjangannya, tetapi seperti kalo bayi menyusui dan semenit kmd keluarlah arus deras ASI), setiap menyusui dan payudara saya kosong maka keluarlah lagi arus deras tsb, tetapi kuncinya harus santai, relax dan bahagia. Dan pas bekerja, ASI saya perah sebelum brgkt kantor, jadi bela2in bangun pagi dan bayi saya masih tidur, kalo bangun langsung saya susuin meskipun payudara saya kosong tetapi karena LDR tadi itu, maka mengalir lagi lah ASI saya. Cara mengeluarkan LDR adalah dengan menstimulasi payudara, dengan menekan2 puting payudara dg jempol pada saat memerah, itu adalah rahasia sukses memerah saya dan dikantor saya 3x kali memerah dg jangka waktu setiap 3 jam dan setelah plg kantor saya memerah lagi. LDR bisa keluar lama atau sebentar tergantung kondisi sang ibu saat memerah atau menyusui. Tetapi LDR saya selalu keluar kalo bayi saya menyusui, alhamdullillah. Dan bayi saya naik 1kg/bln.

  11. waahhh…ternyata ga cuma aq yang gatot (GAGALTOTAL) IMD yaa?? Enam lima lalu Arsyad lahir dengan cara SC, kata dr.nya sich ketubannya dah nyusut gitu so baby lebih sejahtera kalo secepatnya dikeluarkan.Lalu waktu aq minta IMD pihak RS jg memberikan alasan yang “sama” ga bisa IMD karena SC (benar atau tdknya jg ga tau). Alhamdulillah sehari setelah SC ASiku dah keluar, soalnya sering dimassage waktu hamil dulu dan sekarang masih “berjuang” (coz dah masuk kerja) memberi Asiex…Cobaan terberatnya tuch kalo keluarga kurang mendukung Asi ex, alasannya ga cukup, Asinya encer lah, baby kurang ndut…ect…Tapi hal itu bisa teratasi kalo qta sering share dengan orang2 yg pro Asi…So buat bunda2, moms semua…..jangan nyerah yaa…BERJUANG!!!! n tetap SEMANGAT :)

  12. boleh minta jadwal menu dan jamnya untuk mp asinya mba … anakku bulan depan 6 bulan nih …
    thx …

  13. wah.. Ternyata banyak ibu yang gagal IMD juga ya.. Nyeseeeel banget rasanya.. RS tempat melahirkan belum tahu IMD..
    Iza sekarang udah 6bulan,dulu waktu habis melahirkan sempet dikasih sufor. Hari kedua,semaleman aku paksa minum asi,walo badan capek,pegal, Tapi ga patah semangat juga..,walo sempet nerves karna eyangnya kurang mendukung.. Maklum ibu jadul kan belum tau asi eksklusif.. Akhirnya lancar juga..
    Alhamdulillah,asi eksklusifku berhasil sampai umur 6bulan..
    Dengan penuh perjuangan,tekad,kesabaran.. Keyakinan bahwa asiku melimpah untuk bayiku.aku bangga bisa memberikan yang terbaik untuk bayiku.
    iza sekarang tumbuh sehat dan lucu,dengan berat 11,5 kg dan tinggi 76cm diusia 6bulan,banyak yang mengira dia mengkonsumsi mp asi,hal itu membuktikan,masih banyak ibu ibu yang belum menerapkan asi eksklusif 6bulan.
    Buat mom and mom to be,give the best for your baby.. I am proud being a mom..

  14. wah seru semuanya…aq jg punya pengalaman saat 1x memberikan asi untuk rizky ku. rizky lahir setelah berjuang selama hampir 32 jam sejak msk rs (maklum air ketubannya pecah duluan tp blm ada kontraksi, jd hrs di induksi dg 2 cara. yg 1 lewat belakang yg tempo 2 x 12 jam = ternyata tdk mempan juga. akhirnya barulah diberikan induksi lewat infus selama 4 jam barulah dia siap lahir) krn aq sdh kehabisan tenaga untuk dorongan yg terakhir, terpaksalah rizky ku di vacum kepalanya selama 10 detik untuk mengeluarkannya. akibatnya IMD hanya jd impian, krn rizky ku hrs dioksigen secepatnya & dipanaskan (bahkan aq sendiri blm melihat seperti apa wajah bayiku, yg aq bisa lihat hanya kepalanya yg membesar bagian atasnya akibat vacum). setelah urusan diruang persalinan selesai & aq bs kembali ke kmr perawatan barulah 1 jam kemudian rizky ku dtg, tp dia tidak boleh di gendong/diangkat dr box nya hingga 24 jam kt dokter anak yg menanganinya ini krn kepalanya msh blm stabil akibat vacum. setelah 24 jam ternyata asi ku blm keluar juga hingga 3 hari pulang ke rumah, mana payudra ku bengkak & sakit krn asinya blm dikeluarkan. neneknya khawatir krn cucunya nangis terus & takut kelaparan, dia paksa2 aq terus untuk memberikan sufor, namun aq msh bertahan lahir & bathin krn aq yakin bs memberikan asi yg terbaik untuk rizky ku. sambil dia terus mencari2 puting susu ku, aq bisikan ke telinganya “pelan2 yah sayang, kita belajar bersama2, bunda yakin kamu pasti bisa, kamu pasti kuat yah sayang, kita pasti bisa…” hasilnya pelan2 dia bisa menyusui dg baik hingga sekarang sdh hampir 6 bln beratnya hampir 8 kg…ah senang & lega rasanya bisa memberikan yg terbaik untuk rizky ku

  15. bayi ke dua ku lahir sc,alhamdulillah semuanya lancar sampai hari ini….lahis dgn bert badan 2,7 and tinggi 47..mungil seh….tp dia calon jagoan ku…ku beri dia nama juan akram azacky mahakita………lengkap sudah kebahagiaan ku punya anak cewek and cowok…mudah2an mereka jd anak yg berguna..amiennnnnn..thx buat dr.gunawa yg dh bantu persalinan kedua ku ini.

  16. hmmm…waktu Ata lahir,,, pihak RB beberapa kali bolak balik nawarin sufor,,, tapi suami dan saya udah tekad mau ngasih ASIX,,, hari pertama berjalan normal,,, pas hari kedua Ata mulai kuning,,, DSA nya bilang suruh dikasih sufor,,, tapi kita masih keukeuh,,, sampe hari ke 3 Ata makin kuning,,, DSA nya nyuruh cek lab,,, hasil bilirubinnya mendekati ambang batas,,, Ata cuma dikasih vitamin,,, saya terus coba kasih Asi,,, sampe hari ke5,,, Asi saya mulai banjir,,, tapi karena Ata tiduuuuurrrrrrr muluuuuu,,, susah banget dibangunin buat mimi,,, alhasil pada hari ke 10, Asi saya tiba2 gersang,,, disitulah perjuangan saya mulai berat,,, Ata bolak balik nangis,,, saya cape lahir batin,,, belom lagi keluarga terus2an ngedesek saya untuk pake sufor,,, akhirnya saya ngalah,,, setiap hari Ata dikasih sufor 1 botol 60ml hanya untuk menyambung,,, sambil saya terus nyari jalan bagaimana caranya biar Asi saya kembali berlimpah,,, makan katuk berpanci-panci,,, minum bergalon-galon (booong dink) makan kacang,,, pokoknya semua yg disinyalir bisa memperbanyak Asi,,, sampe pada hari ke 14, ata yg ngasih tau pake suplemen X,,, alhamdulillah pas dicoba,,, Asi saya kembali normal,,, berlimpah,,, malah kadang berlebihan,,, sekarang Ata ku udah 5 bulan,,, Insya Allah saya mau terus kasih Asi….

  17. mamanYa ata,,apa nama vitamin biar ASI kita banYak?soalNya ASIku dah mulai berkuRang,,pdhal ghani miMinya buanyak bangeth,,amPe kewalahan ni

  18. [...] Kapan bayi boleh diberikan MPASI? Kalau berdasarkan WHO dan IDAI, bayi baru boleh diberikan MPASI itu pada 6 bulan pertama kehidupan seorang anak. Mengapa baru usia 6 bulan diberikan MPASI? Browsing dan google, akhirnya menemukan beberapa alasannya. Ini aku copy paste dari link iniyaa: [...]

  19. apa perlu susu formula diberikan walaupun saya menyusui? untuk menambah kalsium dsb? terima kasih.

  20. wah, membaca pengalaman ibu2 diatas, saya jd merasa sangat beruntung karena melahirkan di rumah sakit yang sangat mendukung program ASI eksklusif. Mulai dari program IMD (padahal saya melahirkan SC) sampai program baby room in, shingga saya bisa puas memberikan ASI sesuai keinginan si bayi. Apalagi setiap hari ada dokter yang datang memberikan konsultasi laktasi.
    I love my hospital… It’s RSIA Kemang Medical Center, by the way :)

  21. Aku juga bersyukur dikasih Tuhan rejeki untuk bersalin di RSIA Hermina Bekasi. mereka sangat mendukung progam ASI ekslusif. aku melahirkan 2 kali di tempat yang sama. kedua nya sama mendapat ASI ekslusif meskipun tidak full 6 bulan, setelah aku masuk kerja terpaksa mix dengan sufor. hanya saja pemberian ASI eksklusif di 3 bulan pertama Puji Tuhan terbukti memberikan daya tahan tubuh yang tinggi. meskipun di awal pemberian ASI sedikit tapi aku yakinkan diri dan memotivasi diri bahwa aku bisa, meskipun harus tetep ndut di trimester pertama pasca lahiran ehehehehe demi anak. Semoga ibu2 lain lebih termotivasi dan dapat mengkampanyekan pentingnya ASI.Bless u

  22. Wah…asyik juga ya membaca pengalaman para bunda…
    Alhamdulillah, putra kedua saya yang sekarang sudah berusia 3,5 bulan masih tetap mendapatkan ASI eksklusif..Padahal waktu baru lahir, para perawat di rs tempat saya melahirkan sangat gencar menyuruh saya memberikan sufor pada bayi saya, namun saya tetap pada pendirian saya, tidak akan memberikan sufor sebelum waktunya tiba… :)
    Begitu juga dengan kakaknya yang kini berusia 7,5 thn telah sukses mendapatkan asi eksklusif (tapi waktu itu himbauan asi eksklusif cuma 4 bln, setelah dia saya kasi mpasi barulah muncul himbauan asi eksklusif hingga 6 bln… :( )..
    Namun ia tetap saya beri asi hingga berusia 2 thn..dan sekarang telah tumbuh menjadi anak yang sehat dan cerdas, jarang sakit dan bahkan sedikit gempal… :-)
    Sekarang saya berusaha agar si adik juga mendapatkan perlakuan yang sama seperti kakaknya, agar ia dapat tumbuh sehat dan cerdas pula…
    AYO PARA BUNDA, SEMANGAAATTT!!

  23. gimana yaa, aq baru imunisasi anakku td, dpt2. anakku usia 5bln lebih.brt 6,4kg.dokter bilang kalo tanda2mau makan anak udah ada, kasih aja mpasi…. ky anak udah kunyah2, air liur menetes or berlebih, n masuk2in benda or tangan ke mulut… aq jd bingung, tetap tunggu 6 bln kah, atau kasih sekarang, skalian buat latihan mengunyah bayi. lalu, kalo 6 bln itu standar WHO untuk asia tenggara, p yg dijadikan rujukan adalah india,indonesia pun masuk tp tanpa irian jaya.ktnya,asal tanda2 td udah ada, gpp ktnya. trus… berat normal utk bayi 5bln 2x brt lahir, kalo 1thn, 3 kali bera lahir. trus… kt teman banyak anak2nya yg ga bermasalah sama babynya yg dikasih pas usia 4-5bln mpasinya… so,,, ada yg bs share, n ksh advise ga….tks b4…

  24. [...] Kapan bayi boleh diberi MPASI ? [...]

  25. [...] daripada BLW . Alasan kenapa pemberian solid food harus nunggu sampai usia baby 6 bulan, bacanya di sini aja [...]

  26. iya anakku udh mulai mau lepas asi juga dan bingung makanannya dan susu lanjutannya soalnya udh 2 thn asi nya….

  27. Bagus bgt nih artikel, pengalamanku juga kelam dl, gara2 tgl serumah ama ortu jd anak dipaksa minum ini itu sebelum 6 bulan, perjuangan kasih anak asi sampai 2 tahun juga ga mudah, selalu ditentang bahkan anakku disuguhin sufor, katanya biar anakku gendut. Sebel bgt tp klo protes yg ada ortu jd marah, ga akan terjadi lg deh ma anak ke2ku, huh…

    • turut prihatin sama pengalamanmu krn aku juga sempet ngalamin….. padahal anak gemuk itu belum tentu sehat ya bun apalgi klo gemuk krn susu yg mengandung gula tambahan yg ada bisa obesitas dan anak kita bisa berkembang dgn ga baik

  28. gendut bukan berarti sehat lho khan kl anak gendut bisa rentan terhadap penyakit apalgi dikasih sufornya yg manis pula…

  29. iya bener bgt, pemberian asix pada anak juga butuh dukungan. Pengalamanku juga sama, karna aku kerja jd harus sediain asip di rumah, nah kadang ortu malas hangatin asip, katanya lebih gampang bikinin sufor. Gara2 itu aku sampai resign dan jaga anakku sendiri aja, dan alhamdullilah anakku bisa lulus asi sampai umur 2 tahun, setelah itu baru aku kasih uht dan lanjut sufor yg ga banyak gulanya.

  30. kan sekarang ada sufor yg tanpa gula tambahan bun.. mungkin bisa bantu mencegah anak terlalu gendut, jadi gak gampang kena penyakit juga kan nantinya.

  31. ASI tentunya yang terbaik yah bun…tapi kalau sudah balita mau gak mau minum susu kemasan deh. asal pilih yang benar ajah yah bun

  32. benar dunk…harus ASI…selama masih bisa memberikan kenapa gak.
    Tapi kalau memang sudah balita yah mau gak mau kan. tapi susu kan tetep tambahan yah bun…makanan tetap yang terutama.
    Kalau mencari susu sebaiknya yang no added sugar sih. karena ini nih : http://youtu.be/VVs25gsEspg

  33. baru tau alasan knp MPASI sebaiknya diatas 6 bulan…trimakasih untuk artikelnya yah.
    mesti menggalakkan ASI eksklusif..kecuali kalau sudah balita yah

  34. ASI memang yg terbaik untuk anak dan sampai sekarang belum ada satu susu formula manapun yg bisa menggantikannya…. tapi kalo ASI sdh tdk dapat lagi diberikan tentunya kita harus memberikan susu pengganti yg sesuai dg ASI…. dan asupan makan padat.. lainnya yg seimbang..

  35. berikan saja apa yg bisa kita berikan kepada putra-putri kita terutama hal yg terbaik buat bekal kedepan… terutama pendidikan, pola makan dan lingkungan yg sehat..

  36. senang ya kalau bisa ngasi asi eksklusif untuk anak sampai 2th..sayangnya aku cuma bisa ngasi asi cuma 2 bulan aja..gara2 ada infeksi di payudara n ngeharusin aku minum antibiotik selama 2 minggu..jadi selama aku minum antibiotik,anakku minum sufor..
    eh,selesai pengobatan,anakku udah gak mau lagi minum asi..padahal udah dicoba2 pelan2..akhirnya ya udah sampe skrg dia minum sufor..
    tapi anakku gak sampe kegemukan gara2 sufor sih,soalnya dia minumnya sufor yg kadar gulanya 0 gram..

    • bagus juga sih keputusan bunda liliana untuk memberi anak susu yg tanpa gula tambahan..karena memang asi kan gak terlalu manis..jadi kayaknya susu untuk anak udah cukup deh dengan rasa manis aslinya

  37. keponakanku ada yg dari umur 4bln udah dikasi pisang..dan baru2 ini habis masuk rumah sakit karena katanya infeksi lambung/maag..padahal umurnya baru 2,5th..
    dokter kasi saran,kalau memang asi nggak mencukupi/gak keluar sama sekali,daripada dikasi pisang lebih baik sufor aja dulu sampai usia anak 6bln..soalnya di dalam sufor nutrisinya cukup lengkap juga tapi dalam bentuk cair,jadi tidak memberatkan pencernaan anak..
    dan disarankan untuk memilih sufor yang tidak ada kandungan gula tambahannya,agar gigi anak terjaga kesehatannya..

  38. owh.. boleh mpasi stlah 6 bulan yah?
    kalau baru 3 bulan tapi asi sudah tidak keluar lagi gimana yah? :(

  39. Memang asi eksklusif itu penting bgt buat anak kita, untuk perkembangan otak dan tubuhnya. aku sih kemarin cuma sempet sampai 8 bulan aja karena asi ku kurang banyak untuk si kecil.

  40. Aduh sedih deh kemarin itu aku ga bisa kasih asi eksklusif, asi ku cuma bisa keluar 3 bulan jadi nya aku campurdengan susu formula. aku pilih yang tidak ada mengandung gula tambahan.

  41. Asi itu memang paling baik untuk bayi kita jika memang kuat berikan saja trus bun sampai dengan usia 2 tahun. bagus untuk perkembangan otak si kecil, jika asinya tidak menunjang bisa pake susu formula yang tidak ada kandungan gula tambahan.

  42. Saya merasa beruntung sekali sejak anak lahir langsung saya beri ASI, tapi ya begitulah rasanya sakit sekali, terpaksa ditahan. Syukurlah anak saya sampai 2 tahun masih terus minta ASI. Tapi ya begitulah sejak usia hampir setahun dia gak cukup dengan asi, jadi saya beri bubur bayi plus sufor. Di bawah setahun apa boleh sufor yang tanpa gula.

    • Terima kasih informasinya sangat berguna. Saya baru yakin bener, ternyata ASI tidak ada tandingannya.

  43. Saya memang yakin ASI itu terbaik untuk anak kita, tapi ibu saya sering cerewet kalau anak saya rewel, katanya masih laper, jadi selain diberi ASI, disuruh kasi susu formula. Karena orang tua saya turuti. Tapi sekarang saya makin yakin kalau anak di bawah 6 bulan cukup diberi asi saja. ASI saya memang tidak terlalu banyak.

  44. alhamdullilah dari anak pertama sampai ke empat saya sukses memberikan ASI exclusive, walaupun thn 1999 dan 2000 IMD belum terlalu diprioritaskan di RS, krn thn tersbt anak 1 dan ke 2 lhr,tp tidak menyurutkan keinginan dan niat saya utk memberikan yg terbaik kpd anak2.utk anak ke 3 dan 4 thn 2007 dan 20011, begitu bayi saya keluar langsung ditempelkan ke dada ibunya dan takjub rasanya melihat mereka sdh pintar mencari puting ibunya .Subbahanallah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 42 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: