ASI Eksklusif 6 Bulan

WHO, Uniceff dan juga Department Kesehatan RI melalui SK Menkes tahun 2004. Telah menetapkan rekomendasi pemberian ASI Ekslusif selama 6 bulan. Mari dukung dan publikasikan program ASI Ekslusif 6 bulan. Pasang banner dukungan dan publikasi di web/blog anda:

Copy paste tag HTML banner ini di web atau blog anda:

 

<a
href=
“http://bayikita.wordpress.com/2007/11/21/asi-eksklusif-6-bulan/”>
<img src=
“http://lh6.google.com/nura1200/R0OU9gHIylI/AAAAAAAAACE/iKXZuf6BBMQ/s144/6mBanner.png”
/></a>

Mengapa ASI Ekslusif Harus 6 Bulan? Penundaan pemberian makanan padat sampai bayi berusia 6 bulan berlaku bagi bagi yang mendapatkan ASI, ASI eksklusif dan juga susu formula.

1. ASI adalah satu-satunya makanan dan minuman yang dibutuhkan oleh bayi hingga ia berusia enam bulan

ASI adalah makan bernutrisi dan berenergi tinggi, yang mudah untuk dicerna. ASI memiliki kandungan yang dapat membantu menyerapan nutrisi. Pada bulan-bulan awal, saat bayi dalam kondisi yang paling rentan, ASI eksklusif membantu melindunginya bayi dari diare, sudden infant death syndrome/SIDS - sindrom kematian tiba-tiba pada bayi, infeksi telinga dan penyakit infeksi lain yang biasa terjadi. Riset medis mengatakan bahwa ASI eksklusif membuat bayi berkembang dengan baik pada 6 bulan pertama bahkan pada usia lebih dari 6 bulan. Organisasi Kesehatan Dunia – WHO mengatakan: “ASI adalah suatu cara yang tidak tertandingi oleh apapun dalam menyediakan makanan ideal untuk pertumbuhan dan perkembangan seorang bayi… Evaluasi pada bukti-bukti yang telah ada menunjukkan bahwa pada tingkat populasi dasar, pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan adalah cara yang paling optimal dalam pemberian makan kepada bayi. ” Setelah 6 bulan, biasanya bayi membutuhkan lebih banyak zat besi dan seng daripada yang tersedia didalam ASI – pada titik inilah, nutrisi tambahan bisa diperoleh dari sedikit porsi makanan padat. Bayi-bayi tertentu bisa minum ASI hingga usia 12 bulan atau lebih – selama bayi anda terus menambah berat dan tumbuh sebagaimana mestinya, berarti ASI anda bisa memenuhi kebutuhannya dengan baik.

2. Menunda pemberian makanan padat memberikan perlindungan yang lebih baik pada bayi terhadap berbagai penyakit

Meskipun bayi terus menerima imunitas melalui ASI selama mereka terus disusui, kekebalan paling besar diterima bayi saat dia diberikan ASI eksklusif. ASI memiliki kandungan 50+ faktor imunitas yang sudah dikenal, dan mungkin lebih banyak lagi yang masih tidak diketahui. Satu studi memperlihatkan bayi yang diberikan ASI eksklusif selama 4 bulan+ mengalami infeksi telinga 40% lebih sedikit daripada bayi yang diberi ASI ditambah makanan tambahan lain. Probabilitas terjadinya penyakit pernapasan selama masa kanak-kanak secara signifikan berkurang bila bayi diberikan ASI eksklusif setidaknya selama 15 minggu dan makanan pada tidak diberikan selama periode ini. (Wilson, 1998). Lebih banyak lagi studi yang juga mengaitkan tingkat eksklusivitas ASI dengan meningkatnya kesehatan (lihat faktor imunitas pada susu manusia dan Resiko pemberian makanan instan).

3. Menunda pemberian makanan padat memberikan kesempatan pada sistem penernaan bayi untuk berkembang menjadi lebih matang

Biasanya bayi siap untuk makan makanan padat, baik secara pertumbuhan maupun secara psikologis, pada usia 6 – 9 bulan. Bila makanan padat sudah mulai diberikan sebelum sistem pencernaan bayi siap untuk menerimanya, maka makanan tersebut tidak dapat dicerna dengan baik dan dapat menyebabkan reaksi yang tidak menyenangkan (gangguan pencernaan, timbulnya gas, konstipasi dll). Tubuh bayi belum memiliki protein pencernaan yang lengkap. Asam lambung dan pepsin dibuang pada saat kelahiran dan baru dalam 3 sampai 4 bulan terakhir jumlahnya meningkat mendekati jumlah untuk orang dewasa. Amilase, enzim yang diproduksi oleh pankreas belum mencapai jumlah yang cukup untuk mencernakan makanan kasar sampai usia sekitar 6 bulan. Dan enzim pencerna karbohidrat seperti maltase, isomaltase dan sukrase belum mencapai level oranga dewasa sebelum 7 bulan. Bayi juga memiliki jumlah lipase dan bile salts dalam jumlah yang sedikit, sehingga pencernaan lemak belum mencapai level orang dewasa sebelum usia 6-9 bulan.

4. Menunda pemberian makanan padat memberikan kesempatan pada bayi agar sistem yang dibutuhkan untuk mencerna makanan padat dapat berkembang dengan baik

Tanda-tanda yang menunjukkan bahwa bayi sudah siap untuk menerima makanan padat termasuk ::

  1. Bayi dapat duduk dengan baik tanpa dibantu.
  2. Reflek lidah bayi sudah hilang dan tidak secara otomatis mendorong makanan padat keluar dari mulutnya dengan lidah.
  3. Bayi sudah siap dan mau mengunyah.
  4. Bayi sudah bisa “menjumput”, dimana dia bisa memegang makanan atau benda lainnya dengan jempol dan telunjuknya. Menggunakan jari dan menggosokkan makanan ke telapak tangan tidak bisa menggantikan gerakan “menjumput”.
  5. Bayi kelihatan bersemangat untuk ikut serta pada saat makan dan mungkin akan mencoba untuk meraih makanan dan memasukkannya ke dalam mulut.

Sering kali kita mengatakan bahwa salah satu tanda bahwa bayi sudah siap untuk menerima makanan padat adalah bila bayi terus menerus ingin menyusu (kelihatan tidak puas setelah diberikan ASI/susu)-walaupun dia tidak sedang dalam keadaan sakit, akan tumbuh gigi , mengalami perubahan rutinitas atau mengalami pertumbuhan yang tiba-tiba. Meskipun demikian, sulit untuk menentukan apakah peningkatan kebutuhan untuk menyusui itu berhubungan dengan kesiapan bayi untuk menerima makanan padat. Banyak (bahkan sebagian besar) bayi usia 6 bulan yang mengalami pertumbuhan yang tiba-tiba, tumbuh gigi dan mengalami berbagai perkembangan – dalam satu waktu, yang pada akhirnya bisa menyebabkan meningkatnya kebutuhan untuk menyusui. Yakinkan bahwa anda melihat semua tanda-tanda kesiapan untuk menerima makanan padat sebagai suatu kesatuan, karena bila bayi hanya menunjukkan meningkatnya kebutuhan untuk menyusui, itu bukanlah tanda kesiapannya untuk menerima makanan padat.

5. Menunda pemberian makanan padat mengurangi resiko alergi makanan

Berbagai catatan menunjukkan bahwa memperpanjang pemberian ASI eksklusif mengakibatkan rendahnya angka insiden terjadinya alergi makanan (lihat Referensi alergi dan Resiko Pemberian Makanan Instan). Sejak lahir sampai usia antara empat sampai enam bulan, bayi memiliki apa yang biasa disebut sebagai “usus yang terbuka”. Ini berarti bahwa jarak yang ada di antara sel-sel pada usus kecil akan membuat makromolekul yang utuh, termasuk protein dan bakteri patogen, dapat masuk ke dalam aliran darah. Hal ini menguntungkan bagi bayi yang mendapatkan ASI karena zat antibodi yang terdapat di dalam ASI dapat masuk langsung melalui aliran darah bayi, tetapi hal ini juga berarti bahwa protein-protein lain dari makanan selain ASI (yang mungkin dapat menyebabkan bayi menderita alergi) dan bakteri patogen yang bisa menyebabkan berbagai penyakit bisa masuk juga. Dalam 4-6 bulan pertama usia bayi, saat usus masih “terbuka”, antibodi (slgA) dari ASI melapisi organ pencernaan bayi dan menyediakan kekebalan pasif, mengurangi terjadinya penyakit dan reaksi alergi sebelum penutupan usus terjadi. Bayi mulai memproduksi antibodi sendiri pada usia sekitar 6 bulan, dan penutupan usus biasanya terjadi pada saat yang sama.

6. Menunda pemberian makanan padat membantu melindungi bayi dari anemia karena kekurangan zat besi

Pengenalan suplemen zat besi dan makanan yang mengandung zat besi, terutama pada usia enam bulan pertama, mengurangi efisiensi penyerapan zat besi pada bayi. Bayi yang sehat dan lahir cukup bulan yang diberi ASI eksklusif selama 6-9 bulan menunjukkan kecukupan kandungan hemoglobin dan zat besi yang normal. Dalam suatu studi (Pisacane, 1995), para peneliti menyimpulkan bahwa bayi yang diberikan ASI eksklusif selama 7 bulan (dan tidak diberikan suplemen zat besi atau sereal yang mengandung zat besi) menunjukkan level hemoglobin yang secara signifikan lebih tinggi dalam waktu satu tahun dibandingkan bayi yang mendapat ASI tapi menerima makanan padat pada usia kurang dari tujuh bulan. Para peneliti tidak berhasil menemukan adanya kasus anemia di tahun pertama pada bayi yang diberikan ASI eksklusif selama tujuh bulan dan akhirnya menyimpulkan bahwa memberikan ASI eksklusif selama tujuh bulan mengurangi resiko terjadinya anemia.

7. Menunda pemberian makanan padat membantu melindungi bayi dari resiko terjadinya obesitas di masa datang

Pemberian makanan padat terlalu dini sering dihubungkan dengan meningkatnya kandungan lemak dan berat badan pada anak-anak. (Untuk contoh, lihat Wilson 1998, von Kries 1999, Kalies 2005)

8. Menunda pemberian makanan padat membantu para ibu untuk mejaga kesediaan ASI mereka

Berbagai studi menunjukkan bahwa pada bayi makanan padat akan menggantikan prosi susu dalam menunya – makanan tersebut tidak menambah total asupan pada bayi. Makin banyak makanan padat yang dimakan oleh bayi, maka makin sedikit susu yang dia serap dari ibunya, dan makin sedikit susu yang diserap dari ibu berarti produksi ASI juga makin sedikit. Bayi yang makan banyak makanan padat atau makan makanan padat pada umur yang lebih muda cenderung lebih cepat disapih.

9. Menunda makanan padat membantu memberi jarak pada kelahirn bayi

Pemberian ASI biasanya sangat efektif dalam mencegah kehamilan terutama bila bayi anda mendapatkan ASI eksklusif dan semua kebutuhan nutrisinya dapat dipenuhi melalui ASI..

10. Menunda pemberian makanan padat membuat pemberiannya menjadi lebih mudah

Bayi yang mulai makan makanan padat pada usia yang lebih besar dapat makan sendiri dan lebih kecil kecendurangan untuk mengalami alergi terhadap makanan.

Sumber
  1. Why Delay Solid Foods? http://www.kellymom.com/nutrition/solids/delay-solids.html
  2. When Will My Baby Be Ready For Solid Foods? http://www.kellymom.com/nutrition/solids/solids-when.html

WM/DS/PP

http://www.sehatgroup.web.id/isiHigh.asp?highID=1

23 Responses to “ASI Eksklusif 6 Bulan”

  1. SEEP. Setujuuu………..

  2. Sy jg stuju dgn pernyataan diatas, dan alhamdulillah sy jg menjalankan program ASI eksklusif kpd anak2 saya. Bagi saya, ASI itu adalah anugerah yg diberikan Tuhan untuk anak2 kita. Tak ada yg bs menyamai kualitas ASI.
    Tapi sy sedih kenapa byk teman2 sy tdk memberikan ASI eksklusif kpd bayi mereka? Alasannya macam2, mulai dr tak ada niple, takut bayinya msh laper, atau krn alasan tdk praktis!! Sy sdh coba meyakinkan mereka ttg betapa perlunya ASI buat bayi, jg memberikan bantahan thd alasan2 yg membuat mereka tdk memberikan ASI kpd bayinya. But it’s not work!!! What should I do…
    Memang semuanya terserah kepada mereka sebagai ibu dr bayi mereka. Cmn sy sedih aja meliat mereka dlm ketidak tahuan dan seolah2 menutup mata terhadap sebuah kebenaran yg sdh diakui.
    Mudah2an mereka dibuka pintu hatinya……..

  3. Hidup ASI!!! Saya punya pengalaman hebat dengan memberikan ASI eksklusif 6 bulan pada anak saya. Pernah saya publish di almarhum blog terdahulu, bahkan sampai pasang banner ASI 6 bulan juga. Jadi kepingin pasang lagi nih.

  4. kok aku mo pasang banner nya ga muncul yaaa?

    hidup ASI :)

  5. iya bundazka, ternyata font tag HTML yang kemarin kalau di copy paste, resultnya aneh.

    Sekarang fontnya udah kita rubah, jadi kalau di copy paste gak akan bermasalah insyaalah…. :)

  6. dengan senang hati mba.

    ok. aku pasang bannernya ya.. go ASIX go!! heheh

  7. oops sory, tag nya lupa dikunci
    <!— —>

  8. :( aku gagal kasih ASIX ke nak lanang karna setelah lahir hari ke 3 bilirubinnya 18 so harus disinar selama 3 hari dan selama 3 hari itu karna stress ASIku nda banyak jadinya sama pihak RS terpaksa dech dikasih sufor tapi setelah pulang ke rumah aku genjot ASInya dan sampe sekarang masih mimik ASI *sedih gagal* tp insyaallah anak ke 2 *kalo dikasih* aku harus berjuang untuk ASIX maaf nda isa pasang banner ASIX secara aku dah gagal *nangis bombay*

  9. mba, tag HTML untuk banner ASIX nya kurang lengkap, kalo di view source sih kliatan. dilengkapi aja mba.

  10. bukan nggak lengkap mbak, tapi body wordpressnya kurang panjang.
    Kenapa nggak ganti baris ya? :(

    Tapi kalau di sorot pakai mause trus di control c, kecopy semua kok mbak

  11. aku gagal kasih ASIX ke bayiku (sekarang hampir 4 bln), karena dianya usia 8 hari mesti di BL karena bilirubinnya 15, di RS dikasih tambahan formula karena ASI ku dikit sejak awal lahiran…
    sekarang juga bayiku sering diseling formula karena aku ambil kuliah lagi trus kadang kalau pulang 2 jam sekali bayiku sudah kehausan duluan, jadi dikasih formula, tapi perbandingan antara ASI dan formulanya ga lebih dari 10%. bulan ini dia juga banyak dikasih formula karena aku kena DBD dirawat di RS dia dirumah dikasih formula, setelah keluar dari RS ASI nya jadi berkurang, tapi syukurnya setelah dikasih berbegai “vitamin” tambahan ASinya normal lagi…
    dan aku berjanji akan memberi ASI ku semaksimal mungkin sampai dia ga mau lagi… doakan ya… maksih infonya… bermanfaat sekali…

  12. saya juga ikut pasang banner!

  13. ikuut pasang banner….

    2 months to go to ASIX ^_^

  14. waaa…kok bannernya ga muncul???

  15. mau tanya nih.. saya rencana melahirkan di RS Siloam Kebun jeruk.. apakah RS tersebut mendukung program ramah asi? adakah yang punya pengalaman melahirkan disana? karena saya ingin sekali menyusui eksklusif 6 bulan.. tks ya..

  16. thanks for upload this article.
    kebetulan aq lagi nyusun skripsi ttg ASI dan MP-ASi.
    informasinya bs buat referensi aq..

    thanks yah..
    me, Helmina.

  17. bagaimana dengan bayi yang sejak lahir dirumah sakit sudah di beri susu formula karena rumah sakit dimana anak saya di lahirkan dapat sponsor dari salah satu produsen susu formula. dan ketika saya & bayi saya pulang dibekali susu formula yg masih tersisa.
    Jadi saat ini walaupun anak saya masih saya berikan ASI tapi sudah pernah mengecap susu formula juga.
    Kira2 kondisi seperti saya ini keuntungan asi ekslusif apa sudah tidak bisa saya dapatkan ?

    Pls advise nya

    Salam

    Yoke

  18. [...] April 2008 ASI exclusive untuk Azkia Posted by nungqee under Kids   2 minggu sudah aku menjadi ibu bagi azkia, banyak hal baru yang ternyata sangat seru, karena aku [...]

  19. alhamdulillah… aku berhasil memberi asi eklusif buat jagoanku… skr umurnya udah 7 bln…. dan itu karunia dari tuhan yg bener2 aku syukuri….

  20. SETOEDJOEH !!!
    ngikut pasang banner yaaaaaaaa…

  21. hiks ..koq mo pasang banner gak muncul yak..

  22. Hidup ASI. Waktu Liam lahir, aku pengen banget ASI ekslusif, tapi gagal, cuman 40hari ( asi diperah ),itu pun campur dengan formula. Kendalanya karena putingku datar dan kurang tekun. Sekarang Chiara ( 3,5 bulan ), Puji Tuhan, masih ASI ekslusif. Mohon doanya biar bisa terus at least 6 bulan, soalnya aku ibu pekerja.
    So, ibu2 kalo gak berhasil ASI ekslusif, jangan putus harapan, gak berarti untuk anak berikutnya gak bisa….
    Buktinya aku bisa kok… dengan ketekunan dan pengorbanan juga tentunya doa, pasti bisa kok…
    Wong, Tuhan sudah kasih 2 “susu” yang indah ini untuk diberikan ke anak kita… :)
    Saran buat Rumah sakit “sayang anak” ( yang dukung Asi ekslusif maksudnya) , tolong difamilisasikan tentang adanya KONSULTAN LAKTASI. Karena aku menemukan konsultan ini secara tidak sengaja.
    Konsultan Laktasi sangat amat berguna bagi suksesnya asi ekslusif. Mereka selalu ada buat tempat kita bertanya dan curhat masalah asi. Thanks buat Ibu Herlina, Konsultan Laktasi dari RSI. Bintaro. Jangan bosan aku telponin ya….
    Sekali lagi… hidup asi ekslusif!!!

  23. makaseeehhh bgt atas artikelnya karena saat ini aku lg dipaksa-paksa terus ma keluarga suamiku buat nyuapin pisang dan makanan lainnya untuk bayiku. bayiku namanya ruri, umurnya 4,5 bulan. walaupun aku g bisa kasih asix untuk ruri tapi aku ingin memberikan asiku sebanyak2nya untuk ruri, aamiin..
    Ruri lahir di Makkah, KSA dan kami pun skrg tinggal di Makkah. waktu ruri lahir asi ku belum keluar jadi dokter kasih susu formula. setelah 40 hari aku langsung ngajar lg, jd kalo aku tinggal ngajar ruri minum susu formula..
    sekarang aku lagi libur 3 minggu, aku ingin ruri minum asi sebanyak2nya..tapi keluarga suamiku tidak setuju berbagai alasan dan contoh bayi2 lain mereka sodorkan ke aku.. aku tetap dengan pendirianku memberikan asi sebanyak2nya wlwpn aku g bs kasih asix untuk ruri. maafkan mama ya sayang..do’akan aku yaaa..

Leave a Reply